GERBANGSUMATERA88.CO.ID – Satuan Lalu Lintas Polres Lampung Utara menggelar kegiatan Police Goes To School di SMPN 6 Kotabumi, Senin 31 Agustus 2026 pukul 07.15 WIB.
Kegiatan tersebut diisi dengan menjadi Pembina Upacara sekaligus penyuluhan tentang keselamatan berkendara dan pemberantasan bullying di lingkungan sekolah.
Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Aiptu Ali Nurdin Aziz dari Satlantas Polres Lampung Utara. Sementara itu, upacara diikuti oleh seluruh siswa, dewan guru, dan staf SMPN 6 Kotabumi dengan dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah Edy Azwar.
Dalam amanatnya, Aiptu Ali Nurdin Aziz mengajak para siswa untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas sejak dini. Ia menekankan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm SNI, dan tidak menggunakan kendaraan bermotor jika belum memiliki SIM.
“Adik-adik adalah generasi penerus. Sayangi diri sendiri dan orang lain dengan tertib berlalu lintas. Jangan berkendara sebelum cukup umur dan memiliki SIM. Utamakan keselamatan, bukan kecepatan,” pesan Aiptu Ali.
Ia juga mengingatkan agar siswa tidak berboncengan lebih dari 2 orang dan tidak menggunakan knalpot brong yang mengganggu ketertiban umum.
Selain materi lalu lintas, Aiptu Ali juga memberikan penyuluhan terkait pemberantasan bullying di lingkungan sekolah.
Ia mengajak siswa untuk saling menghormati, tidak melakukan perundungan baik secara fisik maupun verbal, dan berani melapor jika melihat atau menjadi korban bullying.
“Bullying adalah perbuatan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Mari kita ciptakan sekolah yang aman, nyaman, dan penuh kekeluargaan. Jika ada yang membully, segera laporkan ke guru atau orang tua,” tegasnya.
Kepala SMPN 6 Kotabumi, Edy Azwar, menyampaikan terima kasih kepada Satlantas Polres Lampung Utara yang telah hadir memberikan edukasi kepada siswa.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Police Goes To School ini. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat untuk membentuk karakter siswa yang disiplin, tertib, dan berakhlak baik,” ujar Edy Azwar.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas dan kasus perundungan di kalangan pelajar.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara petugas Satlantas, kepala sekolah, dewan guru, dan siswa.
Reporter: Tim Redaksi





























