TANGGAMUS – Seorang warga Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, diduga belum mendapatkan pelayanan kesehatan secara optimal. Kali ini menimpa Sifa Saukia (12), putri pasangan Supendi dan Asnawati, warga Pekon Penanggungan, Selasa (7/7/2026).
Keluarga Sifa menuturkan, anaknya mengalami gangguan pertumbuhan sejak lama dan membutuhkan penanganan medis. Namun hingga kini Sifa belum pernah diperiksa langsung oleh tenaga kesehatan, baik dari bidan desa, Puskesmas Kota Agung, maupun RSUD Batin Mangunang.
“Putri saya sudah berusia 12 tahun dan belum pernah mendapatkan pelayanan kesehatan, baik dari bidan desa, puskesmas, maupun rumah sakit,” ujar Asnawati, ibu Sifa.
Menurut Asnawati, selama ini tidak ada pemeriksaan kesehatan maupun pendampingan medis untuk anaknya. Ia menyebut pernah ada yang datang ke rumah, namun bukan petugas kesehatan melainkan pendamping Program Keluarga Harapan/PKH untuk pendataan calon penerima manfaat.
“Kami hanya berharap anak kami mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Tanggamus. Semoga ada pemeriksaan kesehatan, penanganan yang diperlukan, serta dukungan untuk tumbuh kembangnya,” katanya.
Parta Irawan, Ketua DPC Komite Wartawan Indonesia Perjuangan(KWIP) Kabupaten Tanggamus, menyayangkan masih adanya warga yang luput dari pantauan dan pelayanan kesehatan Puskesmas Kota Agung.
“Kami sangat prihatin dengan kondisi yang dialami Sifa Saukia, 12 tahun, putri pasangan Supendi dan Asnawati, warga Pekon Penanggungan, Kecamatan Kota Agung. Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus agar Sifa mendapatkan penanganan kesehatan sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Puskesmas Kota Agung dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi Sifa. Media masih berupaya meminta konfirmasi sebagai bentuk penerapan asas keberimbangan.(Red)





























