LAMPUNG SELATAN – Pelaksanaan proyek revitalisasi sarana dan prasarana di SMK Negeri 1 Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, kembali disorot. Plt. Kepala Sekolah SMKN 1 Sragi, Siswanto, S.T., dituding mencantumkan foto dan nama anggota TNI tanpa izin dalam pemberitaan terkait proyek tersebut.
Foto anggota Koramil yang dicantumkan diketahui milik Sertu Mardiyanto. Pencantuman itu dilakukan tanpa koordinasi terlebih dahulu kepada yang bersangkutan. Hal ini memicu keberatan dari pihak TNI.
Anggota Babinsa Koramil Sragi, Sertu Mardiyanto, membenarkan fotonya dimuat dalam pemberitaan tanpa seizin dirinya.
“Wah, kok ada foto saya di sini? Ini tanpa seizin saya. Saya tegaskan, di lokasi itu saya hanya sebagai Babinsa. Tidak ada keterlibatan dalam proyek ini, bukan pengawas maupun pihak yang menyetujui pelaksanaannya,” ujar Mardiyanto saat dikonfirmasi awak media.
Ia juga mempertanyakan tujuan pencantuman fotonya. “Kenapa foto itu dipakai padahal saya tidak terlibat? Kalau mencatut nama dan foto saja berani, apalagi hal lain,” katanya.
Ketua IKAM Lampung, Ruli Hadi Putra, juga menyoroti persoalan ini. Menurutnya, sebelumnya telah muncul laporan dugaan penyimpangan spesifikasi teknis dalam proyek revitalisasi tersebut.
“Justru muncul berita sanggahan dari kepala sekolah yang menyatakan pelaksana hingga pengawasan berjalan sesuai aturan, disertai foto anggota TNI yang seakan mengawasi pekerjaan,” kata Ruli.
Hingga berita ini diturunkan, Plt. Kepala Sekolah SMKN 1 Sragi, Siswanto, S.T., belum memberikan keterangan resmi terkait tuduhan pencantuman foto tanpa izin dan dugaan penyimpangan teknis proyek.
Masyarakat dan sejumlah pihak mendesak instansi terkait, termasuk Dinas Pendidikan dan pihak TNI, untuk segera melakukan klarifikasi dan pengawasan guna memastikan akuntabilitas penggunaan anggaran pendidikan.(Red)





























