MERANGIN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bangko melaksanakan kegiatan pembinaan kemandirian bidang kerohanian Islam bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Masjid At-Taubah Lapas Bangko. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan kepribadian dan penguatan nilai-nilai keagamaan bagi warga binaan selama menjalani masa pidana.
Dalam kegiatan tersebut, Lapas Bangko menghadirkan Ustaz Dodi Inan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merangin sebagai penceramah. Materi pengajian difokuskan pada pembahasan bab salat, meliputi pentingnya menjaga salat lima waktu serta tata cara pelaksanaannya yang benar sesuai dengan tuntunan agama Islam.
Para WBP tampak antusias dan khusyuk mengikuti penyampaian materi hingga selesai. Selain mendapatkan pemahaman mengenai tata cara ibadah, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi sarana bagi warga binaan untuk melakukan introspeksi diri serta meningkatkan kesadaran spiritual selama menjalani pembinaan di Lapas.
Kalapas Bangko, Syaikhoni, menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan warga binaan.
“Pembinaan kerohanian ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pemahaman warga binaan terhadap ajaran agama, tetapi juga diharapkan dapat membentuk karakter dan sikap yang lebih baik. Kami ingin memberikan bekal yang positif, khususnya dalam hal keimanan dan ketakwaan, sehingga setelah selesai menjalani masa pidana mereka dapat kembali ke tengah masyarakat dengan pribadi yang lebih baik,” ujar Syaikhoni.
Ia juga menambahkan bahwa Lapas Bangko akan terus berkomitmen melaksanakan program pembinaan secara rutin dan berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak terkait.
“Kami mengapresiasi dukungan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merangin yang terus bersinergi dengan Lapas Bangko dalam memberikan pembinaan keagamaan kepada WBP. Sinergi seperti ini sangat penting agar program pembinaan dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan,” tambahnya.
Pembinaan kerohanian Islam tersebut merupakan bagian dari program pembinaan di Lapas Bangko yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan WBP semakin memahami dan mengamalkan ajaran agama, memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta memiliki bekal spiritual yang dapat menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan setelah kembali ke tengah masyarakat. (Ady Lubis)




























