PANTAI BARAT — Perwakilan Bupati Pantai Barat, Irawan Topani, SH., M.Kn, menghadiri Studi Manaqib dalam kerangka Khotmil Al-Qur’an dan Halal Bihalal yang diadakan di Pondok Pesantren Baroqotul Qodiri, Pantai Utara, Rabu (15/04/2026).
Kegiatan keagamaan tersebut juga dihadiri oleh Ketua BKMT Pesibar Dian Hardiyanti Dedi, Wakil Ketua BKMT Pesibar Dea Derika Topani, unsur-unsur Forkopimda, KUA, Kementerian Agama, MUI, Baznas, NU, Banser, pengasuh Ponpes Baroqotul Qodiri, serta mahasiswa dan pelajar.
Dalam pidato Bupati Pantai Barat yang disampaikan oleh Wakil Bupati, Irawan Topani menyampaikan sambutan dan penghormatan kepada Gus Habil Bilasahil As’Asyaqoti Al Baghdadi dan para jamaah haji yang hadir. Beliau berharap kehadiran para ulama akan membawa berkah dan menambah kekhusyukan dalam majelis mulia tersebut.
Wabup juga meminta maaf atas ketidakhadiran Bupati Pantai Barat yang sedang menjalankan tugas resmi di Jakarta. Salam hormat dan doa juga disampaikan kepada seluruh jemaah agar kegiatan berjalan lancar, penuh berkah, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Wabup menegaskan bahwa kegiatan Khotmil Al-Qur’an dan dzikir manaqib Syekh Abdul Qadir Al-Jailani merupakan momen penting untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an dan menjadi teladan akhlak para ulama.
“Melalui Khotmil Al-Qur’an, kita memperkuat komitmen kita untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Sementara itu, melalui dzikir manaqib, kita belajar tentang ketulusan, kesabaran, dan keteguhan iman dari para penjaga Allah,” katanya.
Masih dalam suasana bulan Syawal, Wabup juga menyampaikan pidato minal aidin wal faizin, meminta maaf secara fisik dan mental, sambil berharap agar semua ibadah diterima oleh Allah SWT dan hubungan akan semakin erat.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat juga memberikan apresiasi kepada Asrama Baroqotul Qodiri yang konsisten dalam mendidik masyarakat dan generasi muda untuk menjadi pribadi yang berilmu, berbudi luhur, dan beriman.
Di akhir pidatonya, Wabup mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan kegiatan ini sebagai sarana memperkuat persaudaraan Islam, meningkatkan iman dan ketakwaan, serta mempererat kebersamaan dalam kehidupan masyarakat.(Siaran Pers Discominfotican)





























