Lampung Utara,-Sebelum akhir tahun 2025 Kecamatan Abung Tinggi gelar pelatihan peningkatan kapasitas pengurus BUMDes dan Unit Usaha Ketahanan Pangan Desa.
Namun dalam kegiatan tersebut, ada beberapa desa yang tidak menghadirkan perwakilan nya, karena beberapa alasan tertentu.
Diantaranya, Desa Muara dua, Suka maju dan Sekipi.
Padahal, segala kegiatan yang menggunakan anggaran Pemerintah harus memiliki pertanggungjawaban agar terlihat transparan dan tidak memiliki pertanyaan pada warga sekitar.
Dari beberapa desa tersebut, salah satunya Desa Sekipi diketahui melakukan Unit Usaha Ketahanan Pangan Desa dengan meluncurkan program penggemukan kambing. Peluncuran yang dilakukan pada 18 Juli 2025 itu menjadi tanda tanya besar saat ini.
Pasalnya, ada beberapa warga sekitar yang mengatakan, jika peternakan kambing tersebut tidak berhasil karena peliharaan sakit, dan dilakukan penjualan dengan harga murah.
Namun, sampai saat ini hasil dari penjualan Kambing tersebut belum diketahui dan dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar.
Saat akan dikonfirmasi mengenai hal ini, Ketua BUMDes sekipi Rian belum dapat menanggapin karena sedang menghadiri acara di Bandar Lampung.
” Nanti ya saya lagi ada pesta di Bandar Lampung, nanti saya telephon,” jawabnya saat dihubungi melalui pesat singkat, Jumat (23/01/2026).
Terpisah, sebelum menghubungi Ketua BUMDes, tim Gerbang Indonesia juga telah menghubungi Kepala Desa Jamili Pada Pukul 09.30 wib Namun hingga pukul 17.36 wib tidak ada jawaban apapun.
Menariknya, pada pemberitaan sebelumnya, diketahui pembelian termin satu berjumlah 20 ekor Kambing, Rian juga mengatakan akan menambah Kambing tersebut pada pencairan Dana Desa termin dua. Namun, hingga 2026 bukan hasil yang didapat, melainkan warga mendengar kegagalan dan kehilangan hasil penjualan dengan harga murah.(Ist)





























